09 April, 2015

SHOLAT GERHANA

cara Sholat Gerhana (Matahari atau Bulan) artikel Islam and Fiqih.

Sebagian orang menganggap terjadinya gerhana matahari dan bulan sebagai gejala alam biasa, sebagai peristiwa ilmiah yang bisa dinalar. Gerhana sekedar menjadi tontonan menarik yang bisa disaksikan beramai-ramai bersama keluarga dan handai tolan. Namun bagi yang merasa tunduk kepada keagungan Sang Perncipta, Allah SWT, gerhana adalah peristiwa penting yang secara gamblang menunjukkan bahwa ada kekuatan Yang Maha Agung di luar batas kemampuan manusia; manusia yang paling merasa faham ilmu alam sekalipun. Mereka yang merasa rendah di hadapan Sang Pencipta akan menadahkan muka, menghadap Allah, mengerjakan shalat secara berjamaah. Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan untuk itu. Rasulullah SAW bersabda,
”Sesungguhnya matahari dan rembulan adalah dua tanda-tanda kekuasaan Allah, maka apabila kalian melihat gerhana, maka berdo’alah kepada Allah, lalu sholatlah sehingga hilang dari kalian gelap, dan bersedekahlah.” (HR Bukhari-Muslim)
Sayyidatuna A’isyah ra bercerita: Gerhana matahari pernah terjadi di masa Rasululloh SAW kemudian beliau sholat bersama para sahabat. Beliau pun berdiri dengan lama, ruku’ dengan lama, berdiri lagi dengan lama namun lebih pendek dari yang pertama, lalu ruku’ dengan lama namun lebih pendek dari yang pertama, lalu mengangkat kepala dan bersujud, dan melakukan sholat yang terakhir seperti itu, kemudian selesai dan matahari pun sudah muncul. (HR Bukhari, Muslim, Nasa’i, Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Para ulama sepakat bahwa sholat gerhana matahari dan bulan adalah sunnah dan dilakukan secara berjamaah. Berdasarkan redaksi hadits yang pertama di atas penamaan gerhana matahari dan bulan berbeda, sholat khusuf untuk gerhana bulan dan sholat kusuf untuk gerhana matahari. Imam Maliki dan Syafi’i berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Sayyidatuna A’isyah berpendapat bahwa sholat gerhana dengan dua roka’at dengan dua kali ruku’, berbeda dengan sholat Id dan Jum’at.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas juga terdapat penjelasan serupa, yakni sholat gerhana dikerjakan dua roka’at dengan dua kali ruku’, dan dijelaskan oleh Abu Umar bahwa hadits tersebut dinilai paling shahih. Maka dengan begitu keistimewaan shalat gernana dibanding dengan shalat sunnah sunnah lainnya terletak pada bilangan ruku’ pada setiap roka’atnya.
Apalagi dalam setiap ruku’ disunnahkan membaca tasbih berulang-ulang dan berlama-lama. سُبْحَانِ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ Tasbih berarti gerak yang dinamis seperti ketika bulan berrotasi (berputar mengelilingi kutubnya) dan berevolusi (mengelilingi) bumi, bumi berotasi dan berevolusi mengelilingi matahari, atau ketika matahari berotasi dan berevolusi pada pusat galaksi Bimasakti. Namun pada saat terjadi gerhana, ada proses yang aneh dalam rotasi dan revolusi itu. Maka bertasbihlah! Maha Suci Allah, Yang Maha Agung! Adapun tata cara shalat gerhana adalah sebagai berikut:
1. Memastikan terjadinya gerhana bulan atau matahari terlebih dahulu. (Sebagai panduan lihat di rubrik IPTEK)
2. Shalat gerhana dilakukan saat gerhana sedang terjadi.
3. Sebelum sholat, jamaah dapat diingatkan dengan ungkapan, ”Ash-shalatu jaami’ah.”
4. Niat melakukan sholat gerhana matahari (kusufisy-syams) atau gerhana bulan (khusufil-qamar), menjadi imam atau ma’mum. أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ / لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى
5. Sholat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat.
6. Setiap rakaat terdiri dari dua kali ruku dan dua kali sujud.
7. Setelah rukuk pertama dari setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan surat kembali
8. Pada rakaat pertama, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua. Demikian pula pada rakaat kedua, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua. Misalnya rakaat pertama membaca surat Yasin (36) dan ar-Rahman (55), lalu raka’at kedua membaca al-Waqiah (56) dan al-Mulk (78)
9. Setelah sholat disunahkan untuk berkhutbah. (nam) Sumber Website Resmi Nahdlatul Ulama
Menurut Habib Munzir bin Fuad Al Musawwa, panduan singkat mengenai shalat gerhana caranya adalah ada tiga cara :
1. yg termudah adalah dg dua rakaat sebagaimana shalat subuh.
2. dua rakaat, dan setiap rakaat adalah dg dua rukuk dan dua kali qiyam, urutannya adalah : Takbiratul ihram, lalu Qiyam, fatihah, surat, rukuk, lalu Qiyam lagi, fatihah surat, rukuk, lalu I’tidal, lalu sujud, duduk sujud. lalu bangkit ke rakaat kedua dg hal yg sama.
3. dua rakaat sebagaimana poin kedua diatas, namun dipanjangkan, lalu diakhiri dg dua khutbah selepas shalat. detail nya ada disini Sumber Habib Munzir

08 April, 2015

MENGOBATI BATUK



CARA MENGOBATI BATUK
Penyebab dan Cara Mengobati Batuk Secara Alami dengan Ramuan Herbal - Menurut info kesehatan yang saya baca di situs pengetahuan wikipedia.com, ternyata batuk bukanlah merupakan suatu penyakit melainkan mekanisme pertahanan tubuh atau cara tubuh menjaga dan melindungi bagian saluran pernapasan. Selain itu batuk merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh saat terjadi iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan lain sebagainya. Ingin tahu bagaimana cara mengatasi batuk? yuk kita lanjut baca!

cara menyembuhkan batuk batuk 100 hari penyakit batuk cara mengobati batuk batuk rejan batuk darah batuk berdarah penyebab batuk obat batuk cara menghilangkan batuk obat batuk hitam sakit batuk obat batuk darah resep obat batuk batuk asma jenis batuk obat batuk mujarab obat batuk balita batuk saat hamil obat batuk berdarah gejala batuk
Penyebab dan Cara Mengobati Batuk Secara Alami dengan Ramuan Herbal
Cara Mengatasi Batuk Secara Alami
Batuk bisa terjadi karena adanya rangsangan tertentu, seperti adanya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkannya melalui syaraf ke pusat batuk yang berada di bagian otak. Selanjtnya reseptor batuk akan memberi sinyal kepada otot-otot dalam tubuh untuk mengeluarkan benda asing tersebut, melalui suatu proses yang dinamakan dengan batuk.
Jenis-jenis Batuk
Batuk dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu batuk akut dan batuk kronis, dan kedua jenis batuk tersebut dibedakan berdasarkan waktu. Sehingga kita dapat mengetahui jenis batuk yang kita alami dari seberapa lama kita mengalami batuk.
  1. Batuk Akut
Batuk Akut adalah batuk yang terjadi dan berlangsung kurang dari 14 hari, serta dalam 1 episode. Bila batuk sudah lebih dari 14 hari atau terjadi dalam 3 episode selama 3 bulan berturut-turut, disebut batuk kronis atau batuk kronis berulang.
  1. Batuk Kronis
Batuk kronis berulang yang sering menyerang anak-anak adalah karena asma, tuberkolosis (TB), dan pertusis (batuk rejan/batuk 100 hari). Pertusis adalah batuk kronis yang disebabkan oleh kuman Bordetella pertussis. Pertussis dapat dicegah dengan imunisasi DPT.FM JB
Penyebab Batuk
Sebelum kita mencar tahu bagaimana cara menyembuhkan batuk, terlebih dahulu kita harus mengetahui hal apa sajakah yang dapat memicu terjadinya batuk. Batuk dapat disebabkan oleh beberapa hal yang diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Umumnya disebabkan oleh infeksi di saluran pernapasan bagian atas yang merupakan gejala flu.
  2. Infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA).
  3. Alergi
  4. Asma atau tuberculosis
  5. Benda asing yang masuk kedalam saluran napas
  6. Tersedak akibat minum susu
  7. Menghirup asap rokok dari orang sekitar
  8. Batuk Psikogenik. Batuk ini banyak diakibatkan karena masalah emosi dan psikologis.
(wikipedia.com)
Bagaimana Cara Mengobati Batuk?
Ada beberpa cara yang dapat kita lakukan saat batuk menyerang diantaranya adalah dengan melakukan tips-tips mengatasi batuk berikut ini :
  1. Pakailah Jaket
    Pakailah jaket saat anda keluar rumah terutama saat cuaca sedang dingin, tujuannya batuk berkurang dan agar tubuh tetap hangat. Sobat inner juga bisa mandi dengan air hangat, makanan-makanan yang hangat, minum minuman yang hangat, pokonya yang hangat-hangat hehe.
  2. Gunakan Minyak Kayu Putih
Agar tubuh tetap hangat sobat inner juga bisa memakai minyak kayu putih untuk dibalukan di bagian dada, leher dan hidung.
  1. Kurangi Makanan Yang Manis
Saat anda batuk, anda juga dapat mengurangi makanan/minuman yang manis seper gula, karena makanan atau minuman yang manis-manis dipercaya dapat memicu terjadinya batuk
  1. Cara Menyembuhkan Batuk dengan Campuran Kecap dan Jeruk Nipis
Untuk menyembuhkan batuk dengan campuran kecap dan jeruk nipis, caranya sangat mudah, kita dapat melakukan langkah-langkah berikut ini :
a. Bahan-bahan :
- 1 atau 2 Buah Jeruk Nipis
- 1 Sachet Kecap
b. Cara-cara penggunaan :
Belah jeruk nipis tadi menjadi 2 bagian, selanjutnya peras lah jeruk nipis tersebut kedalam gelas. Stelah itu campurkan dengan kecap. Kemudian anda minum campuran kecap dan jeruk nipis tersebut 2 -3 kali / hari sampai batuk anda benar-benar reda.
  1. Cara Mengobati Batuk dengan Ramuan Herbal
Jika dengan menggunakan campuran kecap dan jeruk nipis kurang ampuh, anda bisa mencoba membuat Obat Herbal penyembuh batuk berikut ini. Caranya juga mudah, anda tinggal melakukan langkah-langkah berikut ini :
a. Bahan-bahan
- Gula batu secukupnya
- 7 Lembar daun sirih
- 30 gram kencur
b. Cara-cara : 
Pertama adana iris daun kencur dan campurkan dengan daun sirih, setelah itu anda rebus dengan air -+ 600cc, dan tunggu hingga air tersisa 300cc. Kemudian anda saring air rebusan daun kencur dan daun sirih tersebut dan campurkan dengan gula batu tadi. Selanjutnya anda minum ramuan herbal ini 2 kali sehari sampai batuk anda benar-benar sembuh
  1. Pakailah Masker Ketika Berkendara
    Memakai masker saat berkendara dapat mengurangi resiko gangguan pada saluran pernafasan yang diakibatkan oleh polusi udara.
  2. Perbanyak Minum Air Putih
Cara yang terakhir ini merupakan cara yang sederhana yaitu hanya dengan minum air putih. Mengapa harus memperanyak minum air putih? Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa air putih memiliki banyak manfaat dan salah satunya adalah untuk menjaga kesehatan tubuh kita termasuk menjaga kebersihan tenggorokan.
Batuk juga bisa dikelompokan menjadi dua yaitu batuk berdahak dan batuk tidak berdahak, ingin tahu info tentang jenis-jensi batuk beserta penyembuhannya? Simak dalam artikel selanjutnya tentang "Cara Menyembuhkan Batuk Kering dan Batuk Berdahak". Agar anda tidak ketinggala informasi kesehatan lainnya, anda bisa berlangganan artikel via email.

Demikianlah info tentang Penyebab dan Cara Mengobati Batuk Secara Alami dengan Ramuan Herbal, mudah-mudahan info kesehatan ini dapat bermanfaat khususnya bagi anda yang membutuhkan. Terimakasih

27 Maret, 2015

HIKMAH HARI GURU

Ketika Kalian Lebih Berharga Daripada Berlian

Wini – Rabu, 5 Muharram 1433 H / 30 November 2011 09:40 WIB
Assalamualaikum Wr. Wb
“Mereka punya uang, tapi aku… Punya Kalian” “Ini gurunya anak saya,” dengan wajah bangga seorang bapak mengenalkan saya pada kawan-kawannya yang menunggu di sebuah airport di Kuala Lumpur. Dengan santun saya mengangguk dan kemudian minta ijin berlalu. Dengan bawaan yang cukup berat berupa buku-buku beraneka ragam, cukup menjadikan alasan bagi saya untuk segera berlalu dari keramaian dan segera duduk tenang di kursi tunggu. Lamunanku mulai terbit teratur antara lain :
Lamunan 1 :
‘Guru dan buku,’ Perpaduan yang sangat ideal, aku tak habis pikir mendengar salah seorang guru di
sebuah sekolah tidak suka membaca buku. ‘Akh bagi saya cukup dengan membuat rangkuman saja dan mengajar sesuai kisi-kisi yang sudah dituliskan,’ sergahnya ketika aku memicingkan mata, dengan raut tidak setuju.
Lamunan 2 :
Guru, jabatan yang disukai anak-anak perempuan kecil yang kerap menirukan tingkah polah sang guru, namun jabatan yang tidak diimpikan dan tidak menjadi gengsi bagi anak muda jaman sekarang.
Lamunan 3 :
Guru, sosok yang ditakuti orangtua murid, karena nasib dan masa depan anaknya ada di tangan sang
guru, terkadang malah lebih takut pada guru yang lembut daripada Satpam berkumis di pagar sekolah.
Lamunan 4 :
Guru, harus mengajar lebih dari sejumlah lingkaran yang bisa diraihnya, tak hanya mengejar nilai
tinggi, namun juga mendidik akhlaknya, memecahkan masalah anak didiknya, ikut sedih dalam
perceraian orangtuanya, ikut berduka dengan kematian kucingnya. Ya, guru selalu menghayati
problema sang anak didik.
Lamunan 5 :
Guru, ditangannya terdapat sejuta memory yang bisa diciptakan untuk membentuk karakter dan
kepribadian seorang anak.
Lamunan 6 :
Guru bukan pembantu. Tugas utama mendidik anak berada di tangan orangtua, tak dipungkiri guru
yang baik akan menghasilkan anak yang baik, namun dukungan orangtua yang baik akan menjadikan si anak sangat baik. Hanya orangtua suka lupa menyamakan sang guru dengan pembantu, terutama di kindy. Sosok guru nampak seperti setingkat diatas babysitter : Pekerjaan mendidik ditambah dengan membasuh baju anak yang kena ompol, kasih sayang dilihat dengan mata sebelah. Ingat guru bukan pembantu.
Lamunan 7 :
Guru bekerja dari pagi hingga petang : ditambah dengan adanya blackberry menjadikan kerja-kerja
semakin panjang bahkan waktu untuk anak didik lebih banyak daripada waktu untuk anak sendiri.
Lamunan 8 :
Guru, menjadikan bermutu dan berkualitas dalam seluruh waktunya membutuhkan usaha yang
sangat besar, namun hanya dengan bekal niat dan ikhlas saja, maka semua yang dilakukan hari itu
seketika menjadi amal jariyah. Seperti Midas, apapun yang disentuhnya menjadi emas.
Lamunan 9 :
Menurutku: tak adil bila sebuah sekolah hanya menerima murid bernilai sangat tinggi, hanya
menerima murid-murid yang sangat pandai saja. Bagiku: guru yang baik adalah guru yang mendidik
dari tidak bisa menjadi bisa. Bukanlah guru bila hanya mengajar anak yang sudah bisa dan terus
melanjutkan pada bab-bab berikutnya tanpa peduli ada anak yang termangu memandang bukunya,
seperti penumpang yang ketinggalan kereta.
Dan lamunanku di bandara Kuala Lumpur terhenti sampai disitu, ketika aku melihat sebuah majalah
yang didalamnya ada iklan tentang sebuah sekolah internasional di Bali, sangat mewah dan indah.
Terbersit sedikit rasa iri diujung tepi kiri hatiku… “Enak yah bila punya gedung sekolah yang mewah dan besar seperti ini, tidak bocor dan tidak merasa malu untuk menerima tamu.” Namun, segera aku beristighfar sembari mengembalikan majalah itu pada tempatnya. Aku berpikir “orang lain punya gedung bagus dan mewah untuk sekolahnya, namun aku hanya punya guru-guru bermutu yang tulus dan mudah dalam melakukan kerjanya.”
“Kalau mereka punya gedung dan uang, aku lebih bahagia daripada mereka, karena aku punya
kalian,” gumamku sambil memandangi blackberryku dan melihat isian picture dalam grup guru-guru
disekolahku.
Terlihat kreatifnya mereka yang lebih kreatif daripada yang diharapkan, dan ketika didalamnya
terdapat dedikasi maka kekuatan mengajar menjadi berlimpah dengan sedikit power bernama cinta
karena dakwah. Itulah guru-guruku yang sederhana namun mewah.
Dimataku mereka terlihat indah, walau aku sadar, kita bernaung di sebuah sekolah yang bergedung
sederhana namun berselimutkan cinta. Tak ada rasa sesal, karena aku tahu, ketika JISc ada karena Allah menghendaki, maka akan disediakannya rencana yang sangat indah yang terkadang ada diluar
skenario kita sebagai manusia. Wallahua’lam bishowab.
Selamat Hari Guru… Bagiku, setiap waktu adalah harimu
(Sore dalam perjalanan menuju JIBBs, sambil membawa 3 bungkus hadiah untuk pemilihan guru
terbaik di JIBBs)
Wassalamualaikum Wr. Wb
Mam Fifi,
(Yang mencintaimu dengan sederhana, yang bangga memiliki kalian, guru-guru yang bermutu)
Kalau mereka punya uang maka aku punya kalian… Lebih berharga daripada berlian…

Manfaat Shalat Dhuha

Wulan Desianti Kimisworo – Rabu, 24 Syawwal 1435 H / 20 Agustus 2014 08:57 WIB
sigitAss Ustad,,,,
saya mau bertanya apa manfaat sholat dhuha & apa saja makna dari sholat dhuha tersebut???
oya satu lagi ustad,,,apakah di perbolehkan jika kita jarang untuk sholat subuh tapi untuk sholat dhuha kita sering melakukannya….(hampir tiap hari sholat dhuha )
sekian dulu pertanyaan dari saya ustad,,,
Ass…
Hamba Allah
Waalaikumussalam Wr Wb
Ada yang mengatakan bahwa shalat dhuha juga disebut shalat awwabin. Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa keduanya berbeda karena shalat awwabin waktunya adalah antara maghrib dan isya.
Waktu shalat dhuha dimulai dari matahari yang mulai terangkat naik kira-kira sepenggelah dan berakhir hingga sedikit menjelang masuknya waktu zhuhur meskipun disunnahkan agar dilakukan ketika matahari agak tinggi dan panas agak terik.
Adapun diantara keutamaan atau manfaat shalat dhuha ini adalah apa yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab setiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh orang lain agar melakukan amal kebaikan adalah sedekah, melarang orang lain agar tidak melakukan keburukan adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”
Juga apa yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud dari Buraidah bahwa Rasulullah saw bersabda,”Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus dikeluarkan sedekahnya untuk tiap ruas tulang tersebut.” Para sahabat bertanya,”Siapakah yang mampu melaksanakan seperti itu, wahai Rasulullah saw?” Beliau saw menjawab,”Dahak yang ada di masjid, lalu pendam ke tanah dan membuang sesuatu gangguan dari tengah jalan, maka itu berarti sebuah sedekah. Akan tetapi jika tidak mampu melakukan itu semua, cukuplah engkau mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”
Didalam riwayat lain oleh Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairoh berkata,”Nabi saw kekasihku telah memberikan tiga wasiat kepadaku, yaitu berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, mengerjakan dua rakaat dhuha dan mengerjakan shalat witir terlebih dahulu sebelum tidur.”
Jumhur ulama mengatakan bahwa shalat dhuha adalah sunnah bahkan para ulama Maliki dan Syafi’i menyatakan bahwa ia adalah sunnah muakkadah berdasarkan hadits-hadits diatas. Dan dibolehkan bagi seseorang untuk tidak mengerjakannya.
Berbeda dengan shalat shubuh maka tidak ada perbedaan dikalangan ulama bahwa ia adalah wajib bagi setiap muslim untuk melaksanakannya dan berdosa jika ditinggalkan. (baca : Cara Mengganti Shalat Yang Ditinggalkan).
Dengan demikian tidak dibenarkan bagi seorang yang hanya mengerjakan shalat dhuha yang kedudukannya sunnah sementara dirinya meninggalkan shalat shubuh yang kedudukannya lebih tinggi darinya yaitu wajib.
Wallahu A’lam
-Ustadz Sigit Pranowo Lc-

25 Maret, 2015

TAHAJUD

kian sepi
makin sunyi
tersembunyi
lesu
lelap...
nach......saatnya beraksi,
perlahan kakiku kuinjakkan kasur
perlahan pula kugeser badanku
yang seharian lelah bekerja
kusingkirkan rayuan setan
yang terus menggoda untuk menutup mata
ayo...ayo....bangun,
dan kulangkahkan kakiku menuju kamar kecil
benar-benar kecil
kubuat biar semangat membesar
untuk tahajud, untuk merajut, untuk merenggut
ridlo-Mu ya Rabb.....
 ....PERLAHAN....
setengah mengantuk dibawah sinar lampu bolam
kutegar......kusingkirkan rayuan setan
alhamdulillah...kumulai solatku
kucoba khusuk menghadap Mu....
'usholli sunnatahajudi rokataini lillahi taala...."
ku menangis......ingat dosa dosa yang kulewati
ku bersedih kenapa ibadahku terasa kurang
ya Rob....ampunnilah hambamu...
limpahkan rizqi melimpah dan halal
semua atas ridlo Mu
amiin


13 Februari, 2015

Penyelesaian Konflik

BENTUK-BENTUK AKOMODASI

Kita sebagai manusia pastinya tidak pernah luput dari suatu permasalahan konflik atau pertentangan. Maka itu, tanpa kita semua sadari bahwa konflik atau pertentangan termasuk dalam akomodasi. Akomodasi adalah suatu interaksi sosial yang dilakukan antara individu maupun kelompok yang bertujuan untuk menyelesaikan suatu pertentangan atau konflik. Ada beberapa macam bentuk akomodasi, berikut ini adalah penjelasan singkatnya:

1) Arbitrase
Arbitrase merupakan suatu pengendalian atau penyelesaian konflik yang menunjuk pihak ketiga untuk memutuskan konflik atau pertentangan tersebut. Dalam bentuk ini, pihak yang bertikai berusaha untuk mencari pihak ketiga untuk mengendalikan konflik tersebut.

2) Mediasi
Mediasi merupakan penyelesaian konflik yang dilakukan melalui suatu jasa perantara yang bersikap netral. Pada mediasi, terdapat pihak yang berusaha untuk mempertemukan pihak-pihak yang bertikai antara dua belah pihak.

3) Koersi
Koersi merupakan pengendalian konflik yang dilakukan dengan tindakan kekerasan. Sehingga, konflik tersebut tidak diselesaikan dengan cara damai tetapi dengan cara keras. Misalkan konflik antara masyarakat atas dan bawah yang saling bertikai dan pada akhirnya segerombolan masyarakat lain berusaha untuk melakukan tindakan anarkhis di antara salah satu anggota masyarakat tersebut misalnya dengan cara memukuli salah satu anggota masyarakatnya.

4) Konsiliasi
Konsiliasi merupakan suatu pengendalian konflik dengan cara melalui lembaga tertentu. Pada bentuk ini, lembaga tertentu melakukan persetujuan pada kedua pihak yang bertikai sehingga tidak terulang kembali konflik tersebut. Misalkan, telah terjadi konflik pada ketua RT daerah Petukangan dengan ketua RT daerah Tangerang mereka berdua saling bertutur kata dengan cara mengakui dirinya sendiri siapa yang paling hebat diantara mereka berdua. Karena saling mengakui kehebatannya itu dan tidak mau kalah, maka timbul lah konflik diantara mereka berdua. Kemudian, untuk diselesaikannya, lembaga masyarakat meminta persetujuannya dari kedua pihak yang bertikai tadi agar konflik dapat reda. Lembaga masyarakat itulah yang disebut lembaga tertentu.

5) Ajudikasi
Ajudikasi merupakan suatu pengendalian konflik yang diselesaikan dengan cara pengadilan atau diselesaikan di pengadilan. Pada bentuk ini, telah terjadi konflik yang terjadi antara dua belah pihak, kemudian pihak tersebut memilih untuk menyelesaikan konfliknya di pengadilan. Misalkan, Pak Ahmad dan Pak Ridwan sedang berbincang - bincang tentang masalah pekerjaan yang sedang dijalaninya. Kemudian, telah terjadi tidak persetujuan antara Pak Ahmad dan Pak Ridwan dalam bertutur kata, sehingga timbul lah konflik  maka mereka berdua memutuskan untuk meredakan konflik tersebut di pengadilan.

6) Kompromi
Kompromi merupakan suatu persetujuan yang dilakukan dengan cara perdamaian untuk saling bersama-sama mengurangi tuntutan. Misalkan, Pedagang mie ayam melakukan protes terhadap pedagang gado-gado bahwa penghasilan yang di dapat oleh pedagang gado-gado lebih banyak dari pada pedagang mie ayam. Di karenakan yang paling laku terjual adalah pedagang gado-gado. Sehingga, pedagang mie ayam tidak setuju melihat hal itu, kemudian kedua pedagang tersebut saling marah-marahan dalam berbicara. Pada akhirnya, salah satu warga yang sedang membeli, melakukan persetujuan diantara mereka dengan cara damai untuk menyelesaikan masalah tersebut dan berusaha untuk saling mengurangi tuntutannya diantara mereka berdua.

7) Toleransi
Toleransi merupakan suatu sikap saling menghargai perbedaan-perbedaan yang terdapat dalam masyarakat.
Dalam bentuk ini, masyarakat harus saling menghargai satu sama lainnya. Apa yang dianutnya, apa yang dipercayainya, dan sebagainya. Sebagai contoh, Pekerja kantoran selama ini telah berteman baik dengan seorang yang beragama Islam. Pada suatu saat ia di PHK dan terpaksa mencari pekerjaan baru. Setelah ia mendapatkan pekerjaan baru tersebut, tak lama ia saling akrab dan sudah mulai terbiasa berinterkasi dengan teman-teman barunya. Pada suatu ketika ia mendapatkan teman dekat, lama kelamaan mereka menjadi bersahabat. Pada saat hari raya Natal ia berjalan-jalan dengan keluarga di pagi hari, tak lama diperjalanan ia melihat sahabatnya itu ingin memasuki gereja. Ia mulai tau bahwa sahabatnya bergama non muslim yaitu beragama Kristen. Disitu ia mempertemukan sahabatnya dan saling menyapa. Itulah yang disebut toleransi, jadi kita harus menghargai perbedaan dalam masyarakat. Kita boleh bergaul antara berbeda agama tetapi, kita tidak boleh ikut campur dalam urusan agama karena hukumnya musyrik.

8) Stalamete
Stalamete merupakan suatu keadaan yang ditandai dengan adanya kekuatan yang seimbang di antara kedua pihak yang bertikai. Sehingga, pertikaian tersebut terhenti pada titik tertentu.

07 Januari, 2015

Soal Fiqih UAMBN



KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S.Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A

 

NO. SOAL:
1
 
Memahami hukum  Islam tentang Haji dan hikmahnya.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Haji dan Umroh

Haji merupakan rukun Islam yang ke lima. Ibadah haji wajib dilakukan bagi setiap orang Islam yang mampu. Firman Allah yang menjadi dasar hukum diwajibkannya ibadah haji adalah…
A.    ... آل عمران:٩٧ وَلِلّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً 
B.    وَأَتِمُّواْ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّهِ... البقرة ١٩٦
C.    الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومَاتٌ... البقرة ١٩٧
D.    وَأَذَانٌ مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الأَكْبَرِ... التوبة ٣ 
E.     يَسْأَلُونَكَ عَنِ الأهِلَّةِ قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ... البقرة ١٩۸




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan pengertian dan dasar hukum ibadah Haji
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
2
 
Memahami hukum  Islam tentang Haji dan hikmahnya.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Haji dan Umroh

Rukun haji adalah perbuatan yang wajib dilakukan, apabila ditinggalkan maka hajinya tidak sah. Berikut ini yang merupakan rukun ibadah haji adalah…
A.    Ihram, wukuf Arofah, jumrah, mabit Muzdalifah, mabit Mina, dan tertib
B.    Ihram, miqat, sa’i, jumrah, mabit Mina, dan tawaf wada’, dan tertib
C.    Ihram, miqat,wukuf di Arofah, sa’i, tahalul, tawaf wada’, dan tertib
D.    Ihram, wukuf Arofah, tawaf ifadah, sa’i, tahalul, dan tertib
E.     Ihram, wukuf Arofah, tawaf ifadah, sa’i, tawaf wada’, dan tertib




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan syarat dan rukun ibadah haji
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010

 KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
3
 
Memahami hukum  Islam tentang Haji dan hikmahnya.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Haji dan Umroh

Banyak hikmah yang dapat dipetik dari ibadah haji. Berikut ini yang merupakan hikmah ibadah haji adalah…
A.    Melatih sifat susah menjadi senang
B.    Meningkatnya status social di tengah masyarakat
C.    Mendapatkan apa yang diminta
D.    Mengandung nilai spiritual yang sangat agung
E.     Menerima keberkahan sehingga menjadi lebih kaya




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan hikmah pelaksanaan ibadah haji
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010

KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A

 

NO. SOAL:
4
 
Menjelaskan ketentuan perundang-undangan tentang haji




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Haji dan Umroh

Hal-hal yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji diantaranya…
A.    Barang bawaan
B.    Bank yang ditunjuk
C.    Jumlah kain ikhrom
D.    Usia calon jamaah
E.     Ukuran tas yang dibawa




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan ketentuan perundang-undangan tentang haji
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010

KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
C

 

NO. SOAL:
5
 
Mempraktekan pelaksanaan haji sesuai ketentuan perundang-undangan tentang haji.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Haji dan Umroh

Salah satu rukun haji adalah wukuf di padang Arafah pada tanggal…
A. 9 Zulhijah sampai terbit fajar tanggal 11 Zulhijah
B. 9 Zulhijah sampai tenggelamnya matahari pada hari Nahar
C. 9 Zulhijah setelah matahari tergelincir sampai terbit fajar pada hari nahar
D. 9 Zulhijah setelah matahari tergelincir sampai terbit fajar 11 Zulhijah
E. 9 Zulhijah setelah matahari tergelincir sampai terbit fajar tanggal 13 Zulhijah




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan cara-cara pelaksanaan ibadah haji dan umroh
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010

KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
C

 

NO. SOAL:
6
 
Menjelaskan aturan Islam tentang jual beli dan hikmahnya




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Jual beli

Islam memperbolehkan seseorang melakukan jual beli. Hal tersebut dapat dilihat pada Firman Allah SWT berikut ini…
A. ... البقرة ۲۵۶  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَنفِقُواْ مِمَّا رَزَقْنَكُم 
B.  ١١١  التوبة فَاسْتَبْشِرُواْ بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ
C.  ٣١ إبراهيم  …  وَأَحَلَّ اللّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرّبَوأ
D.   ٣٧ النور   رِجَالٌ لَّا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَن ذِكْرِ اللَّهِ
E.  ٩ الجمعة فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ




INDIKATOR SOAL :
Menuliskan dasar hukum jual beli

Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010

KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
7
 
Menjelaskan aturan Islam tentang jual beli dan hikmahnya.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Jual beli

Islam tidak memperkenankan jual beli garar. Sebab jual beli ini dapat mengecewakan pembeli karena…
A.    Dikhawatirkan tidak ada barangnya
B.    Barangnya yang najis dan terkena najis
C.    Barang yang tidak jelas
D.    Jual beli yang mengandung kesamaran
E.     Jual beli sesuatu yang belum dipegang




INDIKATOR SOAL :
Menyebutkan jenis-jenis jual beli yang dilarang
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
C

 

NO. SOAL:
8
 
Menjelaskan aturan Islam tentang Khiyar.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Khiyar

Ahmad menjual hand phone-nya pada Iqbal. Ahmad berkata bahwa hand phone ini saya jual dengan harga Rp1.250.000,00, tapi harga ini hanya berlaku untuk dua hari saja. Ahmad sengaja memberi waktu pada Iqbal untuk memikirkan hal ini agar tidak menyesal di kemudian hari. Ahmad melakukan jual beli barang ini menganut…
A.    Hukum khiar  ‘aibi
B.    Hukum khiar majelis
C.    Hukum khiar syarat
D.    Hukum Musaqah
E.     Hukum Muzaro’ah




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan macam-macam khiyar
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
B

 

NO. SOAL:
9
 
Menjelaskan aturan Islam tentang musaqoh, muzaro’ah, mukhobaroh dan hikmahnya




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Musaqoh, muzaro’ah, mukhobaroh

Akad mukhabarah dan muzaro’ah adalah jenis-jenis muamalah yang sering terjadi di tengah masyarakat. Perbedaan antara keduanya adalah….
A.    Pada akad mukhabaroh dijelaskan bagian hasil untuk penggarap sedang Muzaro’ah tidak
B.    Pada akad muzaro’ah penggarap menyediakan benih sedang pada akad mukhabaroh tidak
C.    Pada akad mukhabaroh  penggarap menyediakan benih sedang pada akad muzaro’ah tidak
D.    Pada akad mukhabaroh  pemilik wajib mengeluarkan zakat sedang pada akad muzaro’ah tidak
E.     Pada akad muzaro’ah penggarap wajib mengeluarkan zakat sedang pada akad  mukhabaroh tidak





INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan perbedaan antara musaqoh, muzaro’ah, mukhobaroh
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A

 

NO. SOAL:
10
 
Menjelaskan aturan Islam tentang syirkah dan hikmahnya




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Syirkah

Syirkah adalah kerjasama dua orang atau lebih untuk mendayagunakan harta yang mereka miliki secara bersama-sama dimana untung dan ruginya ditanggung bersama. Hikmah dari syirkah adalah…
A.    Menggalang kerjasama saling menguntungkan antara pihak-pihak yang bersyirkah
B.    Memberikan pelajaran agar berhati-hati terhadap harta milik orang-orang yang bersyirkah
C.    Bisa memonopoli dunia perdagangan sejenis lewat bersyirkah
D.    Menumbuhkan kemakmuran untuk golongannya sendiri
E.     Dapat meraup bunga sebesar-besarnya dari akumulasi modal orang-orang yang bersyirkah




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan hikmah dilaksanakannya syirkah
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
B

 

NO. SOAL:
11
 
Menjelaskan hukum pembunuhan dan hikmahnya.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Pembunuhan
Pembunuhan merupakan perbuatan manusia yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Islam melarang orang melakukan pembunuhan melainkan dengan suatu alasan yang benar. Hal ini dapat dilihat dalam firman Allah SWT berikut ini…
A.    ٣۲ المائدةمَن قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا
B.    الإسراء٣٣ وَلاَ تَقْتُلُواْ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللّهُ إِلاَّ بِالحَقِّ
C.    النساء۲٩ وَلاَ تَقْتُلُواْ أَنفُسَكُمْ إِنَّ اللّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا
D.     آل عمران۲١وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَيَقْتُلُونَ الِّذِينَ يَأْمُرُونَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِ
E.     ١۵١ الإنعام وَلاَ تَقْتُلُواْ أَوْلاَدَكُم مِّنْ إمْلَقٍ




INDIKATOR SOAL :
Menuliskan dasar hukum dilarangnya pembunuhan
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010

KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A

 

NO. SOAL:
12
 
Menjelaskan hukum pembunuhan dan hikmahnya




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Pembunuhan

Berikut ini yang termasuk pembunuhan seperti sengaja (qotlu syibhil’amdi) adalah…
A.    Melempar dengan sebutir kerikil dan menyebabkan yang dilempar mati
B.    Seseorang terjatuh dan menimpa bayi hingga mati
C.    Pemburu membidik binatang buruan dan menyasar mengenai seseorang hingga orang tersebut mati
D.    Menembak mati seseorang yang disangka musuh dalam peperangan ternyata teman sendiri
E.     Pembunuhan dengan menggunakan pedang atau senapan yang sudah terencana




INDIKATOR SOAL :
Mengklasifikasikan macam-macam pembunuhan
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
13
 
Menjelaskan ketentuan hukum Islam tentang qishosh dan hikmahnya.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Qishosh

Jika seluruh masyarakat kampung  melakukan penganiayaan secara dholim terhadap seseorang sampai meninggal dunia maka menurut sahabat Umar bin Khottob hukumannya adalah…
A.    Seluruh masyarakat wajib membayar diyat
B.    Seluruh masyarakat wajib membayar kifarat
C.    Seluruh masyarakat wajib membayar diyat dan kifarat
D.    Seluruh masyarakat diqishos semuanya
E.     Meng-qishos sebagian orang yang mengakibatkan kematian





INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan pembunuhan yang dilakukan oleh massa
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
C

 

NO. SOAL:
14
 
Menjelaskan ketentuan hukum Islam tentang Diyat dan Kifarat beserta hikmahnya




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Diyat

Diyat adalah sejumlah harta yang wajib diberikan oleh pihak pelaku pembunuhan kepada keluarga yang dibunuh. Bentuk diyat mughalladhoh adalah denda dengan cara membayar 100 ekor unta, yang terdiri dari…
A.    30 ekor unta hiqqoh, 40 ekor unta jadza’ah, dan 30 ekor unta khilfah
B.    40 ekor unta hiqqoh, 30 ekor unta jadza’ah, dan 30 ekor unta khilfah
C.    30 ekor unta hiqqoh, 30 ekor unta jadza’ah, dan 40 ekor unta khilfah
D.    40 ekor unta hiqqoh, 20 ekor unta jadza’ah, dan 40 ekor unta khilfah
E.     40 ekor unta hiqqoh, 40 ekor unta jadza’ah, dan 20 ekor unta khilfah




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan macam-macam Diyat
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
15
 
Menjelaskan ketentuan hukum Islam tentang Diyat dan Kifarat beserta hikmahnya




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Kifarat

Denda yang wajib dibayar oleh seseorang karena telah melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT dinamakan…
A.    Diyat mugholladhoh
B.    Diyat Mukhofafah
C.    Diyat
D.    Kifarat
E.     Qishosh




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan pengertian dan dasar hukum Kifarat
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A

 

NO. SOAL:
16
 
Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam dan hikmahnya.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Pernikahan dalam Islam

Suatu akad untuk menghalalkan hubungan jasmaniah antara laki-laki dan perempuan dalam Islam disebut dengan…
A.    Nikah
B.    Ijab kabul
C.    Mahar
D.    Walimatur Ursy
E.     Khitbah




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan pengertian pernikahan dalam Islam

Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A

 

NO. SOAL:
17
 
Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam dan hikmahnya




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Pernikahan dalam Islam

Mahram adalah wanita yang haram untuk dinikahi. Ada dua jenis mahrom yaitu mahram muabbad dan mahran ghoiru muabbad. Wanita yang termasuk dalam mahram muabbad adalah…
A.    Ibu, anak perempuan dan saudara perempuan
B.    Wanita yang masih dalam masa iddah
C.    Wanita yang dipoligami lebih dari empat orang
D.    Wanita yang berbeda agama
E.     Wanita yang masih dalam talak raj’i




INDIKATOR SOAL :
Menyebutkan mahram dalam pernikahan Islam
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
B

 

NO. SOAL:
18
 
Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Pernikahan dalam Islam

Pernukahan di negara Indonesia diatur dalam…
A.    UU RI Nomor 1 Tahun 1973 dan PP Nomor 9 Tahun 1975
B.    UU RI Nomor 1 Tahun 1974 dan PP Nomor 9 Tahun 1975
C.    UU RI Nomor 1 Tahun 1974 dan PP Nomor 9 Tahun 1976
D.    UU RI Nomor 2 Tahun 1973 dan PP Nomor 9 Tahun 1975
E.     UU RI Nomor 2 Tahun 1975 dan PP Nomor 9 Tahun 1976






INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
19
 
Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Pernikahan dalam Islam

Islam memberi kesempatan pada lelaki yang ingin meminang untuk melihat perempuan yang hendak dipinangnya hanya sebatas wajah dan dua telapak tangan. Hukum melihat wanita yang akan dipinangnya tersebut adalah…
A.    Wajib
B.    Makruh
C.    Haram
D.    Sunah
E.     Mubah




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan hukum melihat perempuan yang akan dinikahi
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A

 

NO. SOAL:
20
 
Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Pernikahan dalam Islam

Iddah adalah masa menunggu bagi wanita yang dicerai atau ditinggal mati suaminya untuk memungkinkan nikah lagi dengan laki-laki lain. Masa iddah bagi wanita yang dicerai suaminya bila tidak dalam keadaan hamil adalah…
A.    Sebelum dicampuri, maka ia tidak punya iddah
B.    Sebelum dicampuri, maka masa iddahnya 4 bulan 10 hari
C.    Sesudah dicampuri, maka ia tidak punya iddah
D.    Sebelum dicampuri, maka masa iddahnya tiga quru’
E.     Sesudah dicampuri, maka masa iddahnya tiga bulan




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan ketentuan masa iddah bagi wanita yang dicerai suaminya
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
C

 

NO. SOAL:
21
 
Menjelaskan ketentuan hukum waris dalam Islam




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Warisan

Allah mensyari'atkan bagimu tentang harta warisan untuk anak-anakmu. Allah mengatakan bahwa bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan. Hal ini dapat dilihat pada…
A.    Surah An-Nisa’ ayat 7
B.    Surah An-Nisa’ ayat 8
C.    Surah An-Nisa’ ayat 9
D.    Surah An-Nisa’ ayat 10
E.     Surah An-Nisa’ ayat 11





INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan pengertian dan dasar hukum warisan dalam Islam
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
E

 

NO. SOAL:
22
 
Menjelaskan ketentuan hukum waris dalam Islam




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Ahli waris

Seseorang berhalangan waris mewarisi disebabkan oleh…
A.    Hubungan nasab, pernikahan yang sah, wala’, dan kesamaan agama
B.    Hubungan nasab, budak, beda agama, dan mati secara bersama
C.    Pembunuh, budak, kesamaan agama, dan mati secara bersama
D.    Pembunuh, budak, beda agama, dan wala’
E.     Pembunuh, budak, beda agama, dan mati secara bersama




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan sebab-sebab dan halangan waris mewarisi
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A

 

NO. SOAL:
23
 
Menjelaskan ketentuan hukum waris dalam Islam




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Ahli waris

Dzawil Furudl adalah orang-orang yang mendapat bagian tertentu. Di antara Dzawil Furudl yang mendapatkan setengah bagian adalah…
A.    Suami apabila istri meninggal dan tidak memiliki anak
B.    Anak laki-laki apabila seorang diri
C.    Anak laki-laki apabila bersama dengan anak perempuan
D.    Istri jika suami meninggal dan tidak mempunyai anak
E.     Suami apabila istri meninggal dan mempunyai anak




INDIKATOR SOAL :
Mengidentifikasi golongan ahli waris
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
B

 

NO. SOAL:
24
 
Menunjukkan cara pelaksanaan waris dan wasiat




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Pembagian warisan

Seorang meninggal dunia meninggalkan harta warisan sebesar Rp72.000.000,00 dan ahli warisnya adalah suami, bapak, ibu, anak laki-laki, anak perempuan, saudara laki-laki sekandung. Bagian suami sebesar…
A.    Rp6.000.000,00
B.    Rp9.000.000,00
C.    Rp10.000.000,00
D.    Rp15.000.000,00
E.     Rp5.000.000,00




INDIKATOR SOAL :
Mempraktekan tentang cara pelaksanaan pembagian warisan
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
C

 

NO. SOAL:
25
 
Menjelaskan keterkaitan waris dan wasiat




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Wasiat

Perhatikan hal-hal berikut ini:
1.     Orang yang berwasiat             4. Penerima wasiat
2.     Baligh                                   5. Kehendak sendiri
3.     Barang yang diwasiatkan        6. Sighat/akad
Dari hal-hal tersebut di atas, yang termasuk dalam rukun wasiat diantaranya adalah…
A.    2, 1, 3, dan 4
B.    3, 5, dan 6
C.    3, 1, 4 dan 6
D.    3, 2, 5, dan 6
E.     2, 3, 4, dan 5





INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan syarat dan rukun wasiat
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
E

 

NO. SOAL:
26
 
Menjelaskan ketentuan Islam tentang Pemerintahan (khilafah)




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Siyasah Syar’iyyah

Segala kebijakan penguasa dalam rangka mewujudkan kebaikan (maslakhah) dan menolak kehancuran (mafsadat), sekaligus tidak menyalahi prinsip-prinsip syari’at. Hal ini adalah pengertian siyasah syar’iyah menurut pendapat…
A.    Nasir Ibnu Sayyar
B.    Al-Maqrizi
C.    Ibnu Taghribirdi
D.    Thomas Hobbes
E.     Ibnu Taimiyyah




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan pengertian tentang siyasah Syar’iyyah
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A

 

NO. SOAL:
27
 
Menjelaskan ketentuan Islam tentang Pemerintahan (khilafah).




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Khilafah

Sumber hukum yang sering dipakai sebagai dasar khilafah dalam Islam tertuang dalam Al-Qur’an pada…
A.    Surah An-Nisa’ ayat 59
B.    Surah An-Nisa’ ayat 69
C.    Surah Al-Baqarah ayat 143
D.    Surah Al-Baqarah ayat 144
E.     Surah Al-Imron 159




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan dasar hukum dan tujuan khilafah
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
C

 

NO. SOAL:
28
 
Menjelaskan ketentuan Islam tentang Pemerintahan (khilafah)




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Khilafah

Perhatikan hal-hal berikut ini.
1.     Undang-undang Negara berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits
2.     Negara bersifat universal
3.     Kedaulatan ada di tangan rakyat di bawah kekuasaan Allah
4.     Mengutamakan keadilan dan saling menghormati
5.     Menghormati hak azasi manusia
Dari pernyataan tersebut di atas, yang merupakan ciri-ciri negara Islam adalah...
A.    1, 2, dan 3
B.    1, 3, dan 4
C.    1, 3, dan 5
D.    1, 2 dan 5
E.     1, 2 dan 4





INDIKATOR SOAL :
Menyebutkan ciri-ciri Negara Islam
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D
 

NO. SOAL:
29
 
Menjelaskan Majlis Syuro dalam Islam




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Majlis Syuro
Majelis syura pada zaman Nabi lebih dikenal dengan nama majelis sahabat sebab Nabi sering bermusyawarah dengan para sahabat dalam menetapkan segala sesuatunya dengan adil. Berikut ini yang merupakan dasar hukum bermusyawarah adalah…
A.    ١۶۲ البقرة وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِّتَكُونُواْ شُهَدَاء عَلَى النَّاسِ
B.    آل عمران.١١كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ
C.    الرحمن٧ وَالسَّمَاء رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ
D.    ١۵٩ آل عمران وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأَمْرِ
E.     ۵٩ النساء يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan pengertian dan dasar hukum majlis syuro
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010

KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
E
 

NO. SOAL:
30
 
Menjelaskan Majlis Syuro dalam Islam




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Majlis Syuro

Majelis syuro memiliki kewajiban untuk…
A.    Memiliki kepribadian yang jujur
B.    Memiliki ilmu pengetahuan yang luas
C.    Memperjuangkan kebenaran dan keadilan
D.    Berjiwa ikhlas, dinamis dan kreatif
E.     Membuat undang-undang bersama khalifah demi pelaksanaan hukum Allah SWT




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan hak dan kewajiban majlis Syuro
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
E
 

NO. SOAL:
31
 
Menjelaskan ahlul hall iwal Aqdi dalam Islam




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Ahlul halli wal Aqdi

Ahlul halli wal ‘aqdi merupakan sebuah lembaga yang tidak dikenal di zaman Rasulullah. Lembaga ini lebih dikenal dengan nama majelis sahabat. Istilah ini baru muncul pada masa Abbasiyah. Ahlul halli wal ‘aqdi tersebut memiliki karakteristik sebagai berikut...
A.    Menjalankan tugas keamanan dan pertahanan
B.    Berhak mengeluarkan mosi tidak percaya
C.    Berhak membatasi kekuasaan kepala negara
D.    Membentuk undang-undang
E.     Kesetiaan yang tinggi terhadap agama Islam




INDIKATOR SOAL :
Menyebutkan karakteristik anggota Ahlul halli wal aqdi
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

NO. SOAL:
32
 

KUNCI:
E
 
Menjelaskan sumber hukum yang disepakati dan yang tidak disepakati ulama’




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Sumber hukum Islam

Ditinjau dari cakupannya sumber hukum Islam terdiri atas kully dan juz’i. Berikut yang merupakan sumber hukum Islam kully adalah…
A.    ۶٣ البقرة …   وَأَقِيمُواْ الصَّلاَةَ وَآتُواْ الزَّكَاةَ
B.     ١٩٦ البقرة …  وَأَتِمُّواْ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّهِ
C.     ١٩٦ البقرة …  ياَأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ
D.     ٧۸ الحج … وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ
E.      ۲٩ البقرة … هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُم مَّا فِي الأَرْضِ جَمِيعاً




INDIKATOR SOAL :
Mengklasifikasikan sumber hukum Islam
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010


KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A
 

NO. SOAL:
33
 
Menjelaskan sumber hukum yang disepakati dan yang tidak disepakati ulama’




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Sumber hukum Islam

Sumber hukum Islam yang disepakati oleh empat ulama’ madzab sebagai sumber utama dalam Islam adalah…
A.    Al-Qur’an dan as-sunah
B.    Qiyas dan ijma’
C.    Istihsan dan ‘urf
D.    Ijma’ sahabat dan maslahah mursalah
E.      Hadits mursal dan hadits daif




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan sumber hukum yang disepakati dan yang tidak disepakati
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A

 

NO. SOAL:
34
 
Menunjukkan penerapan sumber hukum Islam yang disepakati dan yang tidak disepakati ulama’




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Sumber hukum Islam

Sumber hukum Islam menurut Imam Hanafi adalah…
A.    Al-Qur’an, as-sunah, al-ijma’, al-qiyas, istihsan, dan urf
B.    Al-Qur’an, as-sunah, al-ijma’, dan al-qiyas
C.    Al-Qur’an, sunah Rasul yang sah, al-ijma’ ahli Madinah, al-qiyas, dan maslahah mursalah
D.    Al-Qur’an, hadist mutawatir, ijma’ sahabat, hadits mursal, hadits daif, dan al-qiyas
E.     Al-Qur’an, hadist mutawatir, ijma’ sahabat, hadits mursal, hadits daif, dan al-qiyas 




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan beberapa ketentuan sumber hukum yang disepakati oleh empat madzab
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
E

 

NO. SOAL:
35
 
Menunjukkan penerapan sumber hukum Islam yang disepakati dan yang tidak disepakati ulama’




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Sumber hukum Islam

As-sunah merupakan salah satu sumber hukum dalam Islam. Adapun fungsi sumber hukum as-sunah adalah…
A.    Menjadi landasan penarikan hukum dalam ‘urf
B.    Menggagalkan sumber hukum ‘urf
C.    Memperkaya khasanah sumber hukum dalam Islam
D.    Menguatkan hukum suatu peristiwa yang telah ditetapkan hukumnya dalam Hadits
E.     Menguatkan hukum suatu peristiwa yang telah ditetapkan hukumnya dalam Al-Qur’an




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan fungsi as-sunnah dalam menetapkan hukum
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
36
 
Menjelaskan pengertian, fungsi dan kedudukan Ijtihad




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Ijtihad

Ijtihad adalah mencurahkan semua kemampuan untuk mendapatkan suatu hukum syar’i yang amali dari dalil-dalilnya yang tafsiri. Fungsi dari ijtihad ini adalah…
A.    Memberikan perincian terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang masih bersifat mujmal
B.    Memberikan penjelasan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an
C.    Membelenggu kebebasan berfikir agar tidak keluar dari hukum as-sunah
D.    Memberikan kebebasan berfikir kepada umat Islam untuk kembali mengkaji hukum-hukum Islam yang telah lalu agar terhindar dari segala bentuk taklid
E.     Memberikan pemahaman sederhana terhadap konsep Al-Qur’an




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan fungsi dan kedudukan Ijtihad
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
37
 
Menjelaskan pengertian, fungsi dan kedudukan Ijtihad




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Ijtihad

Perhatikan hal-hal berikut ini:
1.     Mengetahui hukum syara’         4. Memahami bahasa Arab
2.     Mengetahui ushul fiqih             5. Memahami budaya setempat
3.     Ikhas dalam menetapkan
Dari hal-hal tersebut di atas, yang merupakan syarat melakukan ijtihat adalah…
A.    1, 2, dan 3
B.    2, 3 dan 4
C.    3, 4, dan 5
D.    1, 2, dan 4
E.     1, 2, dan 5




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan macam-macam dan syarat melakukan Ijtidad
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
38
 
Menjelaskan pengertian, fungsi dan kedudukan Ijtihad




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Ijtihad

Orang-orang yang berkemampuan mengijtihadkan seluruh masalah syariat yang hasilnya diikuti dan dijadikan pedoman oleh orang-orang yang tidak sanggup berijtihat. Ijtihat yang mereka lakukan itu semata-mata hasil usahanya sendiri tanpa mencangkok dari pendapat orang lain. Orang-orang yang melakukan ijtihad semacam ini masuk dalam tingkatan…
A.    Mujtahid fis-sunah
B.    Mujtahid fil-Masa’il
C.    Mujtahid fil-Madzab
D.    Mujtahid fisy-syar’i
E.     Mujtahid Muqayyad




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan tingkatan-tingkatan mujtahid
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
B

 

NO. SOAL:
39
 
Menjelaskan hukum taklifi dan penerapannya dalam Islam.




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Hukum Taklifi dan hukum Wadh’i

Hukum kitab syar’i yang menuntut menjadikan sesuatu sebagai sebab, syarat, atau penghalang dari sesuatu yang lain adalah merupakan pengertian dari hukum…
A.    Taklifi
B.    Wadh’i
C.    Mutlaq
D.    Nadb
E.     Ibahah




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan perbedaan hukum taklifi dan hukum wadh’i
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
C

 

NO. SOAL:
40
 
Menjelaskan hukum taklifi dan penerapannya dalam Islam




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Hukum Taklifi dan hukum Wadh’i

Salah satu hukum taklifi adalah ijab. Berikut adalah ayat Al-Qur’an yang memberikan contoh khitab ijab, yaitu…
A.    ۲۸۲  البقرة يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا تَدَايَنتُم بِدَيْنٍ إِلَى أَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوهُ
B.    ۲۸٣  البقرة  فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُم بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ الَّذِي اؤْتُمِنَ أَمَانَتَهُ
C.     النور۵٦ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ
D.    المائدة٣ وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَاصْطَادُواْ
E.     الإنعام١۵١وَلاَ تَقْتُلُواْ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ




INDIKATOR SOAL :
Menyebutkan contoh hukum taklifi
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010

KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
B

 

NO. SOAL:
41
 
Menjelaskan hukum wadh’i dan penerapannya dalam Islam




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Hukum Taklifi dan hukum Wadh’i

Hukum wadh’i adalah menuntut untuk menijadikan sesuatu sebagai sebab, syarat, atau penghalang dari sesuatu yang lain. Contoh hukum wadh’i yang menyebabkan sesuatu menjadi sebab yang lain dapat dilihat dalam firman Allah berikut ini…
A.    النور۵٦ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ
B.     ٧۸ الإسراءأَقِمِ الصَّلاَةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ
C.    المائدة٣ وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَاصْطَادُواْ
D.    الإنعام١۵١وَلاَ تَقْتُلُواْ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ
E.     ۲۸٣  البقرة  فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُم بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ الَّذِي اؤْتُمِنَ أَمَانَتَهُ




INDIKATOR SOAL :
Menyebutkan contoh hukum wadh’i
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010


KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
42
 
Menjelaskan hukum taklifi dan penerapannya dalam Islam




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Hukum Taklifi dan hukum Wadh’i

Hukum yang menetapkan tuntutan disebut hukum taklifi. Hukum taklifi yang mengandung larangan dan harus dijauhi dinamakan hukum…
A.    Ijab
B.    Nadb
C.    Syarat
D.    Tahrim
E.     Karahah




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan macam-macam hukum taklifi
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
43
 
Menjelaskan mahkum bihi (fihi)




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Mahkum bihi dan mahkum ‘alaihi

Salah satu syarat syahnya suatu taklif atau pembebanan hukum terhadap mukalaf adalah…
A.    Perbuatan itu adalah perbuatan yang harus dikerjakan
B.    Tidak paham terhadap perbuatan yang akan dilakukan
C.    Melakukan perbuatan hukum yang bukan menjadi tanggung jawabnya
D.    Mukalaf harus mengetahui sumber taklif
E.     Mukalaf tidak wajib mengetahui sumber pembebanan hukum




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan syarat-syarat mahkum bihi (fihi)
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D
 

NO. SOAL:
44
 
Menjelaskan mahkum ‘alaihi




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Mahkum bihi dan mahkum ‘alaihi

Menurut ushul fiqih yang dimaksud dengan fih (bih) adalah objek hukum, yakni perbuatan seorang mukalaf yang terkait dengan perintah syar’i. Sedangkan, mahkum alaih adalah…
A.    Sikap kecakapan bertindak hukum bagi seseorang
B.    Sikap kecakapan seseorang untuk menerima hak-hak yang menjadi haknya
C.    Seseorang mampu melaksanakan tindakan hukum dalam bidangnya
D.    Seseorang yang perbuatannya dikenai khitab Allah yang disebut mukalaf
E.     Kecakapan menerima hak bagi seorang anak yang telah lahir ke dunia




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan perbedaan antara mahkum bihi dan mahkum alaihi
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010

KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D
 

NO. SOAL:
45
 
Menjelaskan macam-macam kaidah usul fiqih




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Al-Qur’an dan sunnah dari segi lafal

Melihat al-Qur’an dan Hadits dari segi lafal, Ulama Hanafiyah membagi lafal dari segi kejelasan terhadap makna menjadi empat bagian. Lafal yang dengan bentuknya sendiri telah menunjukkan makna yang dimaksud oleh asal susunan katanya dan bisa menerima takwil adalah...
A.    Lafal Zahir
B.    Lafal Mufassar
C.    Lafal Muhkam
D.    Lafal Nas
E.     Lafal Nahyu




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan al-Qur’an dan as-sunnah dilihat dari segi lafal
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
D

 

NO. SOAL:
46
 
Menjelaskan macam-macam kaidah usul fiqih




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Amar dan Nahi

Lafal yang menunjukkan tuntutan untuk melakukan sesuatu disebut …
A.    Nahi
B.    Nahyu
C.    Zahir
D.    Amr
E.     Mufassar




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan pengertian amar dan nahyu
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
B

 

NO. SOAL:
47
 
Menjelaskan macam-macam kaidah usul fiqih




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Amar dan Nahi

اَلْاَصْلُ فِى الْاَمْرِلِلْوُجُوبِ adalah kaidah-kaidah ushul fiqih yang berkaitan dengan amr yang bermakna...
A.    Hukum pokok perintah tidak memerlukan pengulangan
B.    Hukum pokok perintah menunjukkan wajib
C.    Perintah untuk melakukan sesuatu yang bersifat umum
D.    Petunjuk nas didahulukan daripada petunjuk zahir
E.     Tidak dibenarkan berijtihat dalam masalah adanya nas




INDIKATOR SOAL :
Menyebutkan kaidah-kaidah amar dan nahyu
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
B

 

NO. SOAL:
48
 
Menerapkan macam-macam kaidah usul fiqih




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
‘Am dan Khas

Lafadz yang menunjukkan makna yang dapat mencakup seluruh satuan-satuan yang tidak terbatas dinamakan lafadz…
A.    Khas
B.    ‘Am
C.    Mutlaq
D.    Muqayyad
E.     Mantuq




INDIKATOR SOAL :
Menjelaskan perbedaan antara ‘am dan khas
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL

Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

NO. SOAL:
49
 

KUNCI:
D

 
Menerapkan macam-macam kaidah usul fiqih




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Mutlak dan Muqoyyad

النساء٩۲   وَمَن قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَئًا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ وَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ إِلَى أَهْلِهِ
Pada ayat ini terdapat muqayyat yaitu…
A.    مُّؤْمِنَةٍ dibatasi رَقَبَةٍ
B.    مُّسَلَّمَةٌ dibatasi أَهْلِهِ
C.    مُّسَلَّمَةٌ dibatasi رَقَبَةٍ
D.    رَقَبَةٍ dibatasi مُّؤْمِنَةٍ
E.     مُّسَلَّمَةٌ dibatas مُّؤْمِنَةٍ




INDIKATOR SOAL :
Menyebutkan contoh-contoh Mutlaq dan Muqoyyad
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010
KARTU SOAL


Jenis sekolah                          :           MA                                                                                          Penyusun                    :   Hj. Sri Idayatun, S. Ag.
Mata Pelajaran                       :           Fiqih                                                                                                                               Is’adur Rofiq, S. Ag
Kelas / Program                      :           XII / IPA, IPS, BAHASA
Bentuk Tes                              :           Pilihan Ganda





KOMPETENSI DASAR :

KUNCI:
A
 

NO. SOAL:
50
 
Menerapkan macam-macam kaidah usul fiqih




MATERI :
Rumusan Butir Soal :
Mujmal dan Mubayyan

صلواكمارأيتمونى أصلى adalah bentuk bayan dengan…
A.    Perbuatan
B.    Perkataan
C.    Isyarat
D.    Diam
E.     Meninggalkan perbuatan





INDIKATOR SOAL :
Menyebutkan macam-macam bayan
Tanggal : 7 April 2010
Digunakan untuk   : Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2009 / 2010