27 Januari, 2011

Potensi Ukir Asli Jepara


POTENSI DESA BULAK BARU

Arah selatan dari jantung kota Jepara berjarak 8 km.melewati indahnya pantai utara pulau jawa terdapatlah sebuah desa yang unik, dengan penduduk 1000 jiwa, letak rumah tertata rapi berbaris, seperti perumnas anda kan menemukan desa Bulak Baru yang dulu bernama Bulak .Nama Bulak Baru di resmikan setelah pindah lokasi karena abrasi tahun 1985. Desa Bulak Baru setelah jatuhnya orde baru mulai tahun 1999 secara ekonomi sungguh mengalami keberuntungan. Letaknya yang dekat pantai menjadikan warga desa dapat bekerja sebagai nelayan disamping bertani dan yang muda-muda sebagai pengrajin mebel ukir. Menjadikan pesatnya perekonomian warga desa. Bahkan ada yang menjadi ekportir mebel sampai ke Asia dan Eropa. Dalam bidang kerajinan mebel ciri khas hasil kerajinan nya jati ukir antic. Berbagai bentuk antic warga desa mampu membuatnya. Bifet, Almari, relief pun telah dijual sampai manca Negara. Salah satu pengrajin ukir Bapak Somad dengan nama usahanya BULAK JATI UKIR mengatakan :yang paling sering dibuat berdasarkan pesanan pelanggannya adalah Bifet palembang yang panjangnya 2 meter dengan ukiran lobang/ krawangan. Namun menginjak tahun 2009 para pengrajin mebel mulai merasa kesulitan karena harga jual tidak seimbang dengan bahan baku. Sehingga kedepan bila pemerintah tidak ikut membantu maka pengrajin ukir mebel bisa gulung tikar.

ukir bulak


wah ni.....baru asli ukiran jepara yang benar rumit nyeni asli dak bajakan lhoooo mau pesat call/sms 085640591928/085290094201 "BULAK JATI FURNITURE"

10 Januari, 2011

Bulak Baru dalam Hidupku


BULAK BARU DALAM SEJARAH
Tujuh kilo meter kearah selatan dari jantung kota Jepara, melewati desa Pesajen Karang Kebagusan, Tegal Sambi, Demangan, Platar Semat dan Tanggul Tlare anda akan masuk desa Bulak Baru. Desa yang unik berpenduduk 900 orang yang terdiri dari 4 RT ! RW. Dengan batas desa timur desa Bugel, Selatan desa Panggung utara desa Tanggul Tlare dan Barat terbentang luas samudra yaitu laut Jawa. Desa bulak baru dulunya bernama desa Bulak yang konon ceritanya adlah sebuah desa kecil yang terpisah dari induk desanya yaitu bugel. Bulak singkatan Bugel pinggir Lak atau Bugel yang dekat dengan ujung sungai yang menuju ke laut. Namun karena cuaca ekstrim sejak tahun 60-an yang mengakibatkan abrasi pantai. Maka desa bulak sudah bedol desa dua kali. Pertama tahun 1971 yang direlokasi secara swadaya rumah dipindah ke dekat jalan menbujur dari arah selatan ke utara sederet jalan utama kedung Jepara. Awal mulanya tahun 1971 seluruh rumah terkena musibah angina putting beliung yang menelan korban jiwa, dan puluhan rumah roboh. Disamping abrasi pantau yang menjadikan bibir pantai dekat dengan tempat tinggal warga.
Menurut warga dulu bulak baru wilayahnya luas sederet dengan ujung desa teluk awur, dengan kekayaan yang melimpah pertanian yang subur, ternak kerbau dan aktifitas nelayan yang cukup. Warga sejahtera konon warga sampai memiliki kendaraan mewah yaitu kereta sebagai sarana transportasi yang mewah. Sampai warga desa lain menyewa kereta untuk pesta perkawinan. Pertanian yang subur hasil padi yang luayan berkwealitas beda. Padi hasil sawah bulak rasanya enak dan sedap. Hali ini pernah diutarkan Bapak Bupati Jepara dalam dialog interaktif di radio Kartni FM Jepara pada bulan Nopember 2010.
Dalam catatan lain warga Bulak Baru dulunya pemberani dan disegani warga desa lain karena kekayaan dan kemakmuran, terbukti keberanian itu muncullah tokoh-tokoh kiri juga golongan merah . Namun sejak relokasi pertama tahun 1971 sebagioan warga desa ada yang transmigrasi ke kuar jawa. Maka watk dan kehidupannya menjadi lain. Sebagian warga transmigrasi ke Lampung yang sampai sekarang mereka masih disana beranak cucu.
Sebelum relokasi kedua Bulak kembali dilanda bencana tahun 1983 badai ekstrim naiknya air laut ke rumah warga. Penulis masih ingat ketika sunami kecil disertai angina kencang menerjang rumah penduduk. Penulis bersama adik yang digendong ibu berpegangan pohon waru di depan rumah diterjang gelombang laut bertubi-tubi. Alhamdulillah selamat sampai air laut turun dan daratan kembali terlihat semula. Kejadiannya sekitar jam tiga malam. Astagfirullah………umur kami masih panjang. Paginya warga desa mengungsi kelai desa ada yang ke desa SEMAT, Panggung dan desa-desa lain sesuai dengan kedekatan saudara yang mampu menampung. Penulis 1 minggu mengunsi di tempat saudara di Semat. Masih ingat dan semogaq tidak terulang lagi.
Tahun 1984 desa bulak baru direlokasi ke wilayah Bugel oleh pemerintah yang waktu itu Gubernur Jateng Bpk. Suparjo Rustam dan Bupati Jepara Bpk Hisyam Prsetyo dan camat Kedung Bapak Hendro Martojo yang sekarang menjadi Bupati Jepara..
Sejak itulah Bulak menjadi Bulak Baru dengan wajah baru, lokasi rumah tertata rapi setiap rumah menghadap jalan dan gang berderet per erte dari Rt 01 sampai RT04 seperti perumnas dan komplek mewah di kota besar.
Kenangan tetaplah kenangan Penulis mengalami relokasi pertama dan kedua, Relokasi pertama tahun 1971 penulis masih banyi dan tidak ingat. Yang penulis ingat sekitar tahun 1976 ketika masih anak-anak seusian si bolang, seringa bermain di pantai, sekolah madrasah sore, main bola dan perang perangan. Kalau bulan puasa rame banget main petasan mobil mobilan dan arak-arakan takbir keliling jelang idul fitri. Semua hanya kenangan. Tempat itu, lapangan bola, rumah penulis sudah menjadi lautan hijau……….sungguh menyedihkan. Teman-teman penulis masih sekampung juga ada yang di lampung ikut transmigrasi.
Keterkaitan Bulak dengan bugel sudah ada sejak zaman dulu, tokohnya ssama yaitu Syekh Waliyullah Mangun Sejati yang setiap tahunnya haulnya diperingati tiap bulan Muharrom, Seluruh warga desa bugel dan bulak baru bersatu berdo’a bersama dan diadakan kegiatan untuk memeriahkan. Makam waliyullah terletak di desa bugel bagian barat dan arah timur Bulak baru. Maka amat strategis ditenga dua desa.
Penulis masih ingat Petinggi Desa Bulak baru tahun 70 an Bapak Sutoyo sampai tahun 1998 dan diganti Musro dan tahun 2007 Bapak Sutiyono. Bersambung……………

12 November, 2010

muria kudus syukuran 2010


ni gambar keluarga besarku lagi jalan-jalan di gunung muria kudus

16 Oktober, 2010

vidio

lihat sinihttp://www.youtube.com/watch?v=eagUMQVHMtc&feature=topvideos

28 Agustus, 2010

BANI AHMAD

KUMPULAN KELUARGA
BANI AHMAD
Sekretariat : Bulak Baru Kedung Jepara
Tel. 085290094201/085640591928
www.smdjepara.blogspot.com


Hal : Undangan Halal Bihalal Jepara, 29 Agustus 2010

Kepada Yth
Keluarga Besar Bani Ahmad
di- tempat


Assalamu’alaikum war.wab.

Mengharap dengan hormat kehadirannya pada pertemuan rutin halal bi halal yang Insya Allah kami laksankan ;

Hari : (disesuaikan ket.pemerintah)
Tanggal : 3 Syawal 1431 h
Waktu : Pukul 8.30 wib
Tempat : Rumah Bapak Abdul Jalil Semarang
Keterangan : mohon membawa iuran rp. 20.000 per KK

Kemudian atas kehadirannya kami sampaikan banyak terima kasih.

Wassalamu’alaikum War.Wab.


Hormat kami,

Ketua, Sekretaris,



Abdul Kholiq Somad Abduh




















Data KK per wilayah
Bulak Baru kordinator Somad Abduh
1. Masnor
2. Ali munif
3. Somad abduh
4. M.syafi’i
5. Abdullah
6. Nor rofi’

Semarang Kordinator Abdul Rozaq
1. Suhaili
2. Laihin
3. Yazid
4. Abdul jalil
5. Muflihin
6. Selamet
7. Ghomam
8. Fahrur
9. Muh.dlirin
10. Khoiruddin
11.

Surodadi kordinator Magfuri
1. Abdul haris
2. Azali
3. H. Fasihin
4. H. Muhsinin
5. Magfuri
6. Muhsinin
7. Muklasin
8. Muntafiq
9. Saiful azaz
10. Yeh husein
11. Zaenal
12. Zaenul kamal
13.
Surodadi kordinator khoiron
1. Muhtar
2. Zuharuddin
3. Abdulkholiq
4. Ah. Rofi’i
5. Faizin
6. Fathiyyah
7. Fatmah
8. Khoiron
9. Latifurrohman
10. Malik
11. Masrikhah
12. Muadz
13. Saiful huda
14. Subandi
15. Abd.faqir
16. Sodiq
17. Yoga
18. Lutfi
19. Sa’ad








NOTULEN BANI AHMAD

BULAK BARU 3 SYAWAL / 2009

TEMPAT RUMAH BP. SOMAD BULAK BARU

1. DANA KAS 2009 SEBESAR RP.1.865.000 DIINVESTSIKAN KE BAPAK ALI MUNIF KERSO
2. IURAN 20.000/ KEPALA KELUARGA ( KAS 5.000 TUAN RUMAH 15.000)
3. TEMPAT 2010 DI BP. ABDUL JALIL SEMARANG
4. BAGI HASIL DARI BP. SELAMET DANA KAS 2009 RP. 200.000 DARI POKOK 1.500.000. TOTAL DANA KAS 1.865.000,-
5. DANA ADMINISTRASI 200.000 DIKURANGI ATK 20.000 SISA 180.000 UNTUK KEGIATAN HIBURAN DAN HADIAH LOMBA ANAK

14 Agustus, 2010

Mas dan Adik di Pantai


Ulil dan Fawaz mandi di pantai Bulak Baru